CINTA KASIH UNTUK RASULULLAH SAW
Ketika matahari kehilangan sinarnya.
Dunia menjadi gelap gulita
Umat manusia lupa akan khaliq-Nya.
Engkau datang wahai rasul kekasih ALLAH.
Mengemban titah-Nya
Yang rela mati untuk umat.
Yang rela dibenci sedangkan ia seorang penyelamat
Yang rela meninggalkan semua cinta.
Tapi kita tak pernah mengerti.
Sebuah arti kata perjuangan
Yang tak sedikit membutuhkan pengorbanan.
Beribu nyawa terbang melayang
Untuk islam. Demi islam
Demi hidupnya iman dalam jiwa-jiwa kekafiran. Demi menegakkan agama Allah.
Berabad-abad sudah berlalu. Namun sinar cahaya itu mampu menembus zaman & ruang
Menembus perbedaan diantara seluruh umat manusia. Cahaya itu tak pernah redup sampai akhir zaman.
Rasulullah begitu agung namamu. Bergetar hati ini, menangis, rindu bertemu denganmu
YA HABIIBALLAH ….Rindu pada suri tauladan yang engkau berikan.
Rindu pada kesederhanaan dengan kepedulianmu. Rindu pada kedamaian yang kau ciptakan.
Rahmatan lil alamin, memang itulah dirimu. YA RASULULLAH kekasih Allah
Sungguh kesabaranmu runtuhkan sendi-sendi. Yang angkuh berdiri
Kemuliaanmu bekukan bara api.
Dengan kasih kau ajarkan kami mengenal ILLAHI
laa ilaaha illa Allah, TIADA TUHAN SELAIN ALLAH
Semoga sholawat itu akan tetap berdengung. Hingga akhir masa nanti
Hanya syafa’atmu yang kami nantikan kelak.
SALAM RINDU UNTUKMU YA RASUL…....
-Nurul Fikri-
No comments:
Post a Comment